Catatan pribadi
Sebagaimana sebagian besar orang Indonesia pada umumnya, saya mempelajari Islam dari sudut pandang Ahli Sunnah wal Jama'ah , yang percaya kepada 5 rukun Islam dan 6 rukun Iman. Saya mulai mempelajari ajaran Islam ketika saya masuk SMA (sebelumnya saya sekolah di sekolah Katolik dari TK hingga SMP). Ketika di SMA, saya cukup aktif di rohis. Saya hampir tidak pernah absen kalau ada kegiatan liqa dengan murobi saya. Bahkan, saya sendiri pernah menjadi murobi bagi adik kelas saya. Namun, seiring berjalannya waktu, pikiran saya sering terganggu dengan masalah takdir, khususnya sebuah hadits dari ibnu Mas'ud (yang sangat terkenal dan sudah tidak diragukan kesahihannya), yang menyatakan bahwa setiap manusia sudah ditentukan akan celaka atau bahagia sebelum manusia tersebut dilahirkan. Bahkan, terdapat kasus dimana seseorang yang hampir sepanjang hidupnya berbuat baik, namun karena yang bersangkutan sudah ditakdirkan untuk masuk neraka, maka menjelang akhir hayatnya dia melakukan ...