First Thing First dalam Memahami Islam
Sekitar tahun 2002, Ulil Abshar Abdalla menerbitkan tulisannya yang berjudul Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam , yang dimuat pada situs islamlib (islam liberal). Dalam artikel tersebut, antara lain Ulil menyatakan bahwa agama Islam itu bukan sebuah patung indah yang sudah selesai pada abad ke-7 lalu, namun Islam adalah sebuah proses berkesinambungan dan panjang yang masih berlangsung. Sehingga dalam memahami dan menafsirkan (ulang) Islam, kita tidak harus mengekor kepada pendapat ulama-ulama terdahulu yang sudah meninggal berabad-abad yang lalu. Nah, kalau kita memang mau menafsirkan ulang pemahaman Islam, atau menyegarkan kembali pemahaman Islam, menurut saya jalan terbaik adalah mencoba memahami ayat-ayat Al Quran sebagaimana ia pertama kali diturunkan, yaitu berdasarkan urutan diturunkannya Al Quran, atau secara chronological order . Ayat yang pertama kali turun itulah yang harus kita pahami terlebih dahulu, setelah itu baru kita mempelajari surat kedua, ketiga, dan seterusny...